Bagai Kiamat Sehari

MANSYUR S

Kau robek-robek jantung ini oh..Ooh..
Bagai kertas yang tak berarti
Kau bakar bakar api cinta oooh..
Panasnya menghanguskan jiwa..
Mungkin masih ku maafkan
Bila dengan orang lain
Tapi jangan kau bercinta
Dengan si dia...
Dia adikku kau makan juga.
Kau robek-robek jantung ini oooh oooh
Bagai kertas yang tak berarti..

Mengapa mataku ini tak buta saja
Kalau harus menyaksikan
Kau bercumbu mesra..

Panasnya api neraka..
Mungkin sepanas ini
Menyakitkan' bagai kiamat sehari..
Ingin ku menjerit-jerit, hati terluka..
Ingin ku berlari tapi terkunci..
Kau robek-robek jantung ini oh..Ooh..
Bagai kertas yang tak berarti

Mengapa mataku ini~ tak buta saja
Kalau harus menyaksikan
Kau bercumbu mesra.

Panasnya api neraka..
Mungkin sepanas ini
Menyakitkan' bagai kiamat sehari..
Ingin ku menjerit-jerit, hati terluka..
Ingin ku berlari tapi terkunci..
Kau robek-robek jantung ini oh..Ooh..
Bagai kertas yang tak berarti
Kau bakar bakar api cinta oooh..
Panasnya menghanguskan jiwa..
Mungkin masih ku maafkan
Bila dengan orang lain
Tapi jangan kau bercinta
Dengan si dia...
Dia adikku kau makan juga..
Dia adikku kau makan juga..
Dia adikku kau makan juga..
Dia adikku kau makan juga..
Dia adikku kau makan juga..
Dia adikku kau makan juga..