Pengumpat

Nur Halimah

Celakalah manusia pengumpat lagi pencela
Berlumuran harta benda dan selalu menghitungnya
Tiada pernah mendermakan amal kebajikan
Rizki yang ia dapatkan hanya untuk kesenangan

Begitulah manusia yang cinta kepada harta
Agama didustakannya karena tamak dan loba
Bersenang-senang lupa daratan tak perduli lagi haram
Sampai melupakan Tuhan, mengikuti langkah syetan

Wahai para hartawan, hartamu hanya titipan
Amanat dari Tuhan yang harus kausampaikan
Tolonglah pada mereka yang tiada tentu rizkinya
Si miskin, yatim-piatu, santunilah mereka

Tidakkah engkau merasa laparnya orang tak makan
Sungguh kau tiada beriman bila tiada belas kasihan
Tuhan pun pasti menanyakan harta yang engkau dapatkan
Di manakah kauhabiskan, di jalan Tuhan atau syetan