Dia

Sheila Majid

Kata demi kata jalin dengan indah
Untuk menguraikan maksud hati
Ku beranikan diri untuk memulainyaTapi mengapa bibirku tak dapat bergerak?
Terasa berat

Oh, malunya hati ini
Bila ku ingat saat itu
Kami hanya saling berpandang
Dan terdiam, terpaku

Oh, bulan, hanya dirimu
Yang menyaksikan segalanya
Oh, bulan, tolonglah daku
Katakan padanya, ku cinta dia

Kata demi kata jalin dengan indah
Untuk menguraikan maksud hati
Ku beranikan diri untuk memulainya
Tapi mengapa bibirku tak dapat bergerak?
Terasa berat

Oh, malunya hati ini
Bila ku ingat saat itu
Kami hanya saling berpandang
Dan terdiam, terpaku

Oh, bulan, hanya dirimu
Yang menyaksikan segalanya
Oh, bulan, tolonglah daku
Katakan padanya, ku cinta dia

Ku beranikan diri untuk memulainya
Tapi mengapa bibirku trasa berat?
Malam pun kian berlalu, kami saling terpaku
Diam seribu bahasa, hilang semua kata
Yang terangkaikan

Oh, malunya hati ini
Bila ku ingat saat itu
Kami hanya saling berpandang
Dan terdiam, terpaku

Oh, bulan, hanya dirimu
Yang menyaksikan segalanya
Oh, bulan, tolonglah daku
Katakan padanya, ku cinta dia

Oh, malunya hati ini
Bila ku ingat saat itu
Kami hanya saling berpandang
Dan terdiam, terpaku

Oh, bulan, hanya dirimu
Yang menyaksikan segalanya
Oh, bulan, tolonglah daku
Katakan padanya, ku cinta dia

(Pa-rap, pa-pa)
(Pa-ra-ra, pa-ra-ra, pa-pa)
(Ah-ah-ah-ah)
(Pa-ra-ra, pa-ra-ra)