Iya

Project Pop

Halo, siang (Tik, Tik ini Mira, Tik)
Eh, kenapa lo, Mir? (Mira berantem lagi, Mira dimarahin)
Tuh, kan? Udah gua bilang deh.Lu pasti iya-iya lagi kan sama si Anton (iya, tapi kan)
Tuh, kan! Ah, lu tuh tolol banget sih jadi perempuan
(Iya tapi) Lu makanya jangan cuma
Iya-iya, digituin dikit nangis-nangis
Lu sekali-sekali harus di atas dia dong!
(Tapi kan, tapi kan gua sayang sama dia)
Terserah lu sayang, tapi kalo begini caranya kan gak enak!
Lu tau gak apa yang namanya Girl Power? (Tau)

Kita harus menang dari laki-laki!
Sekarang lu ngomong Girl Power! (Girl Power)
Yang bener! Girl Power! (Girl Power!)
Nah gitu! (Tika!) Eh? Iya, iya
Mana sih tuh orang? Tika! (Iya, iya)
(Bentar, bentar) Eeeh,
Malah ngobrol di sini. Tutup tuh telepon! (Iya, iya, Ren)
Udah dulu, ya. Jangan lupa, Girl Power! Girl Power, ya
Eh! Tutup itu telepon! (Udah, udah, Ren!)

Gua mau ama lo. Minum gua mana? (Baru mau dibikin)
Belom lo bikin juga!? (Belom) Gila lu ya! (Maaf, Ren)
Mobil gua udah lu cuci belom? (Iya,
Itu tadi airnya mati) Belum lu cuci!? (Belom)
Wah, lu ke mana aja lu dari tadi? (Ada)
Lu ntar mesti anterin gua latihan band, kan? (Iya, Ren)
Sekarang lo ambil bass gua, lo taro di bagasi (iya)
Sekarang lo ikut gua! (Iya, Rendi)
Wah lo kaco lo bener lo, kaco banget lo! (Iya, iya, Ren. Iya)

(Iya-aa, iya-aa, iya-aa, iya, iya)

Setiap hari, aku tidak punya banyak waktu lagi
Sejak pagi sampai dini hari harus meladeni

Pacarku ini gak mandiri
Selalu ingin dilayani
Semua harus dituruti
Kalo gak, aku dimarahi

Iyaaa (sayang, ambilkanlah minumku, sekalian juga makanku)
Iyaaa (sayang, tolong aku pinjam uang, hari ini aku banyak hutang)
Iyaaa (kalo kamu memang sayang aku, bereskanlah tugas dan PR-ku)
Iyaaa, Iyaaa, iya, iya (sayang,
Tolong antarkan adikku, sekalian tolong jemput ibuku)

Cu-cuu-cuuru-cu-ru
Oh ho-oh

Sungguh malu kalo orang tahu aku kayak babu (aku kayak babu)
Tapi biar, karena aku sangat sayang padanya

Terkadang tidak masuk akal
Permintaannya suka asal
Semua harus dituruti
Kalo enggak, aku diputusi

Iyaaa (kalo kamu masih punya waktu, kasih makanlah kucing-kucingku)
Iyaaa (aduh, kepalaku agak pusing. Tolong gantikan aku Siskamling)
Iyaaa (aduh, tolong pijitkan badanku, terus-menerus sampai aku tidur)
Iyaaa, iya, huhu (titip kakek nenek
Sesudah aku, mereka sukanya pake kencur)

Iyaaa (coba kamu carikan aku rujak, pake timun, kelapa, juga salak)
Iyaaa (abis itu tolong bayarin pajak, kalo lupa nanti aku jitak)
Iyaaa, hiye, hiyeee (jangan bawel,
Sana nyuci mobil. Cuci juga bajuku yang dekil)
Iya. Apalagi? Haduh (cepat beli rumah,
Semakin sempit, anaknya juga harus disisir)

Lelah ku rasakan, tapi aku selalu tak diacuhkan (aduh, kasian)
Dia mulai lagi, suruh-suruh lagi
Ku kesel, ku sebel
Ku jawab saja haaa

Iyaaa. Aduh tangan aku kan cuma dua

Iya-aa, iya-aa (iya-aa, iya, iya)
Ingjek, kangmas, opo meneh?
Iyo yo. Iyo
Oui, mon chérie, oui
Yes, my darling. Anything else that I can do for you?

My hands only two
Aduh, iya, iya, iya
Iya, iya. Apa lagi? Sok naon deui?
Untung gua cinta ama elu