Sang Guru

Panji Sakti

Bolehkan aku berteduh di bawah pohon jiwamu
Menikmati semilir hakikat
Di bawah rindangnya dzikirMenikmati buah buahmu yang segar
Ranum dan memabukkan

Bolehkan aku menetap di balik pejaman matamu
Menikmati dinginnya mata airmu
Yang tak pernah berhenti jatuh
Ku bawa pulang dan ku simpan
Di kemaraunya mataku

Bolehkan aku berteduh di bawah pohon jiwamu
Menikmati semilir hakikat
Di bawah rindangnya dzikir
Menikmati buah buahmu yang segar
Ranum dan memabukkan

Bolehkan aku menetap di balik pejaman matamu
Menikmati dinginnya mata airmu
Yang tak pernah berhenti jatuh
Ku bawa pulang dan ku simpan
Di kemaraunya mataku

Bolehkah aku
Bolehkah aku
Bolehkah aku

Bolehkan aku menetap di balik pejaman matamu
Menikmati dinginnya mata airmu
Yang tak pernah berhenti jatuh
Ku bawa pulang dan ku simpan
Di kemaraunya mataku
Di kemaraunya
Mataku