Simalakama

Juwita Bahar

Dituruti
Aku mati emak
Tak dituruti
Aku mati bapak

Begitulah
Nasib cintaku
Bagaikan buah
Simalakama

Begitulah nasib diriku
Yang kini sedang menimpa
Menimpa badanku
Ingin rasanya aku lari bersama kasihku
Kasihku

Tapi ku takut ini pasti tak kan direstui, restui
Aku bingung harus bagaimana
Aku bingung pilih yang mana
Pilih yang mana
Ayah ibuku punya kemauan
Ku dijodohkan tanpa perundingan

Orangnnya tampan katanya, katanya paling gagah
Duitnya banyak
Anak saudagar intan berlian

Aku bingung memikirkan
Terus terang ku katakan
Ku sudah punya gandengan
Ingin rasanya aku lari bersama kasihku
Kasihku

Tapi ku takut ini pasti tak kan direstui, restui
Aku bingung harus bagaimana
Aku bingung pilih yang mana
Pilih yang mana